Cerita Kami

Cerita Kami

Sanggar Batik Dewi Sri berdiri di Ngentak, Baturetno, Banguntapan, Bantul — dipimpin oleh Pak Saryono yang telah menekuni seni batik selama bertahun-tahun. Nama “Dewi Sri” diambil dari sosok Dewi Kesuburan dalam kepercayaan Jawa, melambangkan kemakmuran dan keberkahan yang ingin dibawa lewat setiap kain yang dihasilkan.

Kami percaya bahwa batik bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang menyimpan filosofi dan sejarah Yogyakarta. Setiap motif dikerjakan dengan penuh ketelitian, memadukan teknik tradisional dengan sentuhan desain kontemporer agar tetap relevan bagi generasi masa kini.

Makna di Balik Logo

Logo Batik Dewi Sri menampilkan wajah perempuan yang merepresentasikan Dewi Sri — dewi padi dalam budaya Jawa, simbol kemakmuran, kesuburan, dan kesejahteraan.

Rooted in Tradition, Designed for Today — berakar pada filosofi budaya Indonesia, dihadirkan melalui desain yang elegan dan relevan untuk masa kini.

Hitam melambangkan keteguhan, putih merepresentasikan kejujuran dan keaslian karya, sementara emas menjadi simbol kemakmuran dan kualitas premium yang tak lekang oleh waktu.

Scroll to Top